Qodir Muslim Blog’s

Sebuah Kreasi Tanpa Batas dalam dunia Maya

Arsip untuk Januari 6th, 2009

Antara Jihad dan Mujahid

Ditulis oleh rajuraz di/pada Januari 6, 2009

j0438959

 

Lelah….
Diri ini menyaksikan penindasan dan penganiayaan
Mendera, mencabik, menyiksa ummat
Membuat kami tak bisa lagi memilih
Kecuali menang….atau mati syahid.
Sesaat aku tersadar ketika diri sudah jauh berlari
Menerobos kemunafikan, kezaliman
Tapi hati tak bisa berkata tidak
Menafikkannya pun tak kuasa
Bahwa di balik proses jihadku
Ada mujahid yang ku tak tau entah mengapa
Menggerogoti sisi lemahku
Menjadikanku tiada berdaya
Jihad ini seakan pudar
Azzam ini seakan luntur
Saat tiba-tiba ku tau bahwa mujahidku akan pergi
Di negeri Musa dia kan berjuang
Layaknya Shalahuddin, dia akan menguatkan cita
Entah untuk berapa lama
Layaknya orang bodoh, mungkin aku akan menunggunya
Atau realita yang berkata
Dan aku akan melupakannya.
Sejenak kini aku merenung
Apa memang hanya sebegini tekadku
Merenda asa untuk menangkan Islam
Merajut harapan untuk kembangkan jihad
Sebenarnya diri ini malu tiada terkira
Pada-Mu ALLAH, Yang Maha Membolak-balikkan hati
Antara jihad dan seorang mujahid
Diri ini ada dalam kebimbangan
Haruskah kutinggalkan jihad, demi mujahidku?
Ataukah terpaksa kulupakan dia, demi jihadku?
Tak bisakah semua berjalan seiring tanpa luka?
Ya ALLAH kupasrah segala.

Ditulis pada Juli 10, 2008 oleh Yannah Az Zahra

Ditulis dalam artikel islam | Leave a Comment »

Wasiat dariku untuk kaum muslimin

Ditulis oleh rajuraz di/pada Januari 6, 2009

Saudaraku, ingatlah MATI….
Sesungguhnya Dia adalah janji yang ditepati
Tapi mengapa kau tak pernah peduli
Engkau lebih memilih dunia yang hina ini…

Dalam doa kau meminta khusnul Khotimah
Tapi pandanganmu akan dunia tak terarah
Kau masih mencari dunia yang belum terjamah
Sehingga lupa keinginanmu meraih Jannah…

Setiap nafsu yang kau hembuskan dalam hidupmu
Tak terpuaskan walau dua gunung emas mengelilingimu
Hingga kau tertidur dalam pelukan hangat istrimu
Dan kau terbuai dalam angan dan mimpi indahmu…

Gelap matamu akan nasib di akhirat nanti
Ketika ditanya apa yang kau kerjakan selama ini
Ketika ditanya apa yang kau kerjakan selama ini
Ketika ditanya apa yang kau kerjakan selama ini…

Nanti kau akan ditanya sendiri-sendiri
Kau pun tidak akan dapat melarikan diri
Dari panas dan teriknya matahari
Dari Dosa-Dosa yang kau lakukan setiap hari

Saudaraku, ingatlah MATI….
Sesungguhnya Dia adalah janji yang ditepati
Tapi mengapa kau tak pernah peduli
Dan engkau lebih memilih dunia yang hina ini…

Semoga desingan peluru di medan jihad mengantarkan kematianku…
Atau saat Sujud sholat aku menghadap Rabbku…
Atau saat Hari Jum’at sebagai hari terakhirku…
Atau saat amalan terbaikku, malaikat melepas dengan lembut jasadku…
Amin..

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Persembahan Untuk Ummat
Dengan Kabar Gembira Atas Syahidnya
Komandan Abu Kholid Abdullah Sholad
-semoga Allah menerimanya-

Segala puji bagi Allah Robb semesta alam, sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad beserta keluarga dan para sahabatnya. Amma ba’du :

Persembahan bagi ummat Islam pada umumnya dan mujahid di front terdepan pada khususnya atas syahidnya Komandan Abu Kholid Abdullah Sholad, salah satu komandan militer Harakah Syabab Al Mujahidin di peperangan Dhorus yang dipimpinnya pada hari Rabu, 19 Dzulhijjah 1429 Hijriyah bertepatan dengan 17 Desember 2008 di Mogadishu melawan musuh-musuh Allah dari pasukan salibis.

Dengan syahidnya saudara kami yang tercinta ini, maka kami ingin menyampaikan kepada ummat kami yang mulia beberapa peranan dan kepahlawanan beliau yang sekali-kali tidak akan pernah dilupakan oleh medan jihad di Somalia.

1. Bahwa Komandan Abu Kholid –semoga Allah menerimanya- seorang penanggung jawab militer di awal peperangan yang diterjuninya bersama mujahidin melawan “Pasukan Gabungan Teror” sebelum terbentuknya mahkamah, yaitu ketika peperangan “Jaljalatu” yang terkenal itu. Yang kemudian kemenangan –dengan karunia Allah- diperoleh mujahidin. Kemenangan ini adalah awal dari berakhirnya masa konspirasi perang.

2. Bahwa Komandan Abu Kholid –semoga Allah menerimanya- seorang penanggung jawab militer di beberapa peperangan yang terkenal dalam rangka penumpasan pemimpin konspirasi perang setelah jatuhnya kota Mogadishu , dan merealisasikan aqidah wala’ dan baro’ atas penduduknya tanpa menghiraukan celaan orang yang suka mencela dalam menegakkan hukum hudud atas mereka serta menerapkan syariah Islam di desanya “Ail Jaros”.

3. Komandan Abu Kholid –semoga Allah menerimanya- adalah sebagai wakil pemimpin Abi Tholhah As Sudani, komandan tertinggi pasukan mujahidin di pertempuran Kasmayu ketika terbentuknya mahkamah.

4. Beliau –rahimahullah- memimpin kamp “Dainona” sebelum jatuhnya kotaMogadishu di tangan para pasukan salib.

5. Setelah jatuhnya kota Mogadishu dan terampasnya barang-barang milik sebagian mujahidin maka beliau adalah orang pertama yang melemparkan granat tangan ke pasukan Ethiopia dalam operasi militer pertama yang dipimpinnya melawan pasukan penjajah di Mogadishu setelah jatuhnya kota ini di tangan pasukan salibis.

6. Beliau memimpin ghozwah “Densor” yang terkenal itu, dan Allah membukakan kemenangan kota yang strategis ini melalui usaha beliau. Dan juga beberapa kota dan desa di propinsi ini yang berhasil dikuasai oleh mujahidin.

7. Beliau juga memimpin ghozwah “Adado” yang terkenal itu, dimana para mujahidin berhasil mendapatkan ghonimah berupa 14 peralatan militer, diantaranya adalah 3 tank. Yang kemudian ghozwah ini terkenal dengan Badar Somalia.

8. Beliau adalah orang yang menggerakkan sekelompok mujahidin menuju Kasmayu setelah terjadinya peperangan sengit oleh mujahidin, dan setelah beliau berada di sana maka mujahidin merasakan rahmat berupa kemenangan. Sebagaimana yang terjadi di beberapa kota dengan berbaiatnya mujahidin dan pertolongan yang mereka berikan, seperti yang terjadi di wilayah Jouba Al Islamiyah.

9. Beliau juga memimpin beberapa peperangan di daerah Syibili As Sufla yang pada akhirnya terbentuk sebuah wilayah Islam di sana.

10. Semua usaha ini ditempuh dengan cara perang gerilya yang begitu menyusahkan pasukan salibis di setiap tempat yang bergolak di Somalia.

11. Akhirnya Allah menutup amal beliau dengan kesudahan yang baik, dimana Harakah Syabab membentuk sebuah dewan untuk mendukung kelompok jihad lainnya yang masih ada untuk bersatu di bawah kalimat tauhid, dan di antara hasilnya adalah bergabungnya para mujahid Mahakim Al Islamiyah yang telah melepaskan diri dari kelompok pembebasan Somalia, bersama Harakah Syabab yang telah diumumkan beberapa waktu yang lalu, dan beliau Asy Syahid –dengan ijin Allah- juga mengikuti acara tersebut untuk menyambut para mujahidin dan menyampaikan beberapa pesan.

Beliau –rahimahullah- adalah seorang penuntut ilmu syar’I dimana beliau juga mengajar di beberapa halaqah masjid setelah beliau lulus dari Universitas Darul Ulum jurusan Ushuluddien, begitu bersemangat dalam berislam, tidak menyembunyikan syiar-syiarnya, dan disenangi oleh orang banyak, semoga Allah menerima engkau wahai pahlawan peperangan.

Dan kami sebagai saudaramu di Harakah Syabab Al Mujahidin akan selalu memperbaharui bai’at kami sebagai kesempurnaan di jalan jihad dan kematian ini sebagaimana para komandan kami menghadapi kematian tersebut dengan mendatanginya bukan membelakanginya, insya Allah.

Kami memohon kepada Allah Yang Maha Agung, Robb Pemilik ‘Arsy Yang Mulia untuk tidak mengharamkan kami dari mendapatkan kebaikannya, dan tidak menjadikannya fitnah bagi kami sesudahnya, serta mengampuni kami dan dirinya, karena sesungguhnya Dia mampu untuk yang demikian itu.

Gambar Komandan Abu Kholid –rahimahullah- setelah syahidnya

Allahu Akbar

(Dan kemuliaan itu hanyalah milik Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman. Akan tetapi orang-orang munafik tidak mengetahuinya)

Ya Allah, Dzat yang menurunkan kitab, yang cepat perhitungannya, hancurkanlah pasukan Ahzab.

Hancurkanlah pasukan salib Ethiopia beserta antek-anteknya yang murtad dan siapa saja yang berada dalam barisan mereka.

Departemen Informasi
Harakah Syabab Al Mujahidin
(Jaish Al ‘Usroh di Somalia)

Senin, 19 Dzulhijjah 1429 H
17 Desember 2008

Sumber : Markaz Media Shada Al Jihad

Front Media Islam Global
Pengamat Berita Mujahidin dan Pengobar Semangat Kaum Mukminin

Penerjemah : Forum Jihad Al-Tawbah

Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »

PERJALANAN MENUJU SYAHADAH ASY-SYAHID

Ditulis oleh rajuraz di/pada Januari 6, 2009

PERJALANAN MENUJU SYAHADAH
ASY-SYAHID (Insya Allah) “SOFYAN”
(Syuhada Indonesia Pertama Yang Syahid Di Afghanistan)

Identitas :
Nama (alias) : SOFYAN
Asal : Tasikmalaya, Jawa Barat
Syahid di : (Dekat Jalalabad), Prov. Nanggrahar – Afghanistan
Tahun : + 1991
Pendidikan : Akademi Militer Mujahidin Afghanistan

Latar Belakang:

Asy-Syahid Sofyan (begitulah nama aliasnya, nama aslinya = ?), seorang ikhwan yang berasal dari Tasikmalaya yang pada tahun 1989 bersama dengan 2 orang rekannya yang juga berasal dari daerah Jawa Barat berangkat ke Afghanistan, lewat Pakistan.

Dia adalah termasuk salah seorang dari + 30 orang kadet yang belajar di Akademi Militer Mujahidin Afghanistan, yang semula milik sebuah tandzim (organisasi) Al-Ittihad Islamy, pimpinan Syekh Abdur Robbi Rasul Sayyaf.

Latar belakang pendidikannya adalah Sekolah Menengah Atas (SMA). Pribadinya biasa-biasa saja, bahkan di komunitasnya saat itu dia dikenal sebagai seorang pencanda (periang), banyak bicara dan suka humor.

Ribath Yang Pertama Dan Terakhir:

Pendidikan di Akademi Militer Afghanistan harus dilewati dalam waktu sekitar 18 bulan, dengan 3 semester. 4 bulan dalam setiap semester adalah waktu efektif belajar. Sedang 2 bulan adalah masa liburan. Kebiasaan yang berlaku adalah ketika tiba masa liburan, diadakanlah program Ribath di beberapa daerah perang di Afghanistan. Namun sayang tidak semuanya mendapat giliran untuk diikutkan dalam program tersebut. Biasanya kalau masih duduk di semester pertama hanya mendapat tugas tinggal di Akademi saja selama masa liburan.

Ketika Asy-Syahid sudah duduk di semester ke-2, dan dia telah menjalani waktu belajar selama 4 bulan kedua, maka tibalah saat masa liburan. Mas’ul Akademi kembali membuat program Ribath. Para kadet dibagi menjadi beberapa kafilah dengan tujuan berbeda, diantaranya ke Logar, Nanggrahar, Ghazni, Turgor. Sedang Asy-Syahid tergabung bersama kafilah yang akan berangkat ke daerah Nanggrahar. Kami (saya dan Asy-Syahid serta beberapa ikhwan) yang berada dalam satu kafilah yang berjumlah + 8 orang berangkat pada permulaan waktu masuk musim panas. Dan biasanya masa liburan itu selalu bertepatan dengan musim panas.

As-Syahid asalnya adalah seorang yang periang suka bercanda, banyak omong. Entah mengapa semenjak berada di jabhah,beliau berubah menjadi seorang pendiam, dan sangat rajinn membaca Al-Qur’an.

Pada suatu saat, ketika sehabis makan siang, As-Syahid yang berada di dalam gua, sedang membaca Al-Qur’an. Kemudian tiba-tiba dari atas terdengar bunyi suara pesawat (MIG) melintas di atas, yang ketinggiannya cukup tinggi. Lalu secara tiba-tiba menjatuhkan bom.

Gua tempat kami berlindung tertutup asap dan debu. Setelah asap dan debu itu hilang, maka nampaklah Asy-Syahid terduduk dengan leher yang hampir terbelah diagonal melintas ke dada, Darah mengucur dari tubuhnya. Kami pun menghampiri dan ternyata beliau sudah syahid.

Ditulis dalam Uncategorized | Bertanda: , , , , , | Leave a Comment »

IMAM SAMUDRA

Ditulis oleh rajuraz di/pada Januari 6, 2009

Tangismu wahai bayi-bayi tanpa kepala… Dibentur di tembok-tembok Palestina…
Jeritmu wahai bayi-bayi Afghanistan… Yang memanggil-manggilku tanpa lengan…
dieksekusi bom-bom jahannam… milik setan Amerika dan Sekutu… saat ayah bundamu menjalani Ramadhan!

Ini aku, saudaramu… ini aku, datang dengan secuil bombing…
kan kubalaskan sakit hatimu… kan kubalaskan darah-darahmu…
darah dengan darah… nyawa dengan nyawa!… qishash!!

IMAM SAMUDRA

Ditulis dalam artikel islam | Bertanda: , , , , , | Leave a Comment »